-
8
JanMencoba meninggalkan hal yang kamu cintai itu berat. Setuju nggak? Sesuatu yang telah menjadi kebiasaan, ketika kamu tahu itu tidak lagi diperbolehkan atau tidak lagi diberikan untukmu. Tapi, sepertinya setiap orang akan menghadapi hal yang sama, jadi tidak perlu merasa sedih. Setiap orang memiliki sesuatu yang dicintainya (manusia, benda, kebiasaan, kemampuan, segala sesuatu) tetapi ia diuji untuk mampu merelakan dan mengikhlaskannya ketika mengetahui bahwa hal tersebut tidak layak/tidak diperbolehkan/tidak diberikan untukmu/belum waktunya/dll. Sesuatu yg dicintai ini tentu bukan perkara kecil, karena kalau kecil tentu kita mudah saja merelakannya, bukan ujian lagi namanya. Sepertinya ujian cinta terberat itu dialami nabi ibrahim ketika harus menyembelih ismail. Tapi….diakhir cerita kita tahu bahwa Allah mengganti dengan sesuatu yg lebih baik bagi mereka. Mungkin itu yang bisa menjadi teladan bagi kita. Mungkin juga ini ujian cinta, pilih aturan Allah, atau pilih sesuatu yang kamu cintai itu. Sungguh beraaat, apalagi mengetahui bahwa kamu akan terus bertemu dengan sesuatu tersebut di keseharianmu, mendengar melihat atau merasakan kehadirannya, tetapi kamu tahu harus kamu hindari. Ujian cinta namanya kawan..
